Mengapa Perusahaan Perlu Digital Leadership?

Digital Leadership

Di era industri 4.0, setiap organisasi bisnis dituntut untuk memiliki leadership yang melek teknologi agar mampu beradaptasi dengan perubahan. Untuk menghadapi kondisi saat ini para pemimpin haruslah berpikir dan bertindak lebih cepat daripada perubahan yang terjadi. Sudah banyak perusahaan yang tidak mau bertransformasi baik dalam strategi dan operasionalnya, yang terpaksa harus keluar dari dunia bisnisnya. Dalam ISO 9001:2015 klausul 5 juga dijelaskan bahwa leadership adalah kunci keberhasilan suatu tim atau organisasi tercapai dengan baik yang relevan sesuai dengan tujuan dan arah strategis dari suatu perusahaan (klausul 4 : Konteks Organisasi). Karena semua keputusan dan tindakan yang diambil pasti membutuhkan keputusan dari seorang leader.

Digital leadership adalah kepemimpinan strategis yang memanfaatkan asset digital perusahaan untuk mencapai tujuan organisasi. Leadership ini mendorong transformasi dalam perusahaan. Berbeda dari pemimpin “tradisional” yang mengambil keputusan berdasarkan pendapat subjektif atau masukan dari orang-orang di sekelilingnya, seorang digital leader lebih mempercayai data sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan kata lain, digital leadership berbasis pada data. Yang dimaksud dengan digital leadership di sini bukanlah seseorang yang ahli dalam pemrograman komputer atau seorang engineer. Digital leadership adalah seseorang yang mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mencapai tujuan suatu organisasi atau bisnis.

Perusahaan-perusahaan yang berjaya seperti Gojek, Uber dan Google sudah berhasil menunggangi teknologi dan mentransformasi big data ke dalam keputusan bisnis yang besar, inovatif, dan menguntungkan, serta melibas perusahaan-perusahaan raksasa dengan armada maupun modal finansial yang besar. Bahkan, klub olah raga NBA pun pada tahun 2015 meninggalkan cara-cara latihan yang ortodoks dan melakukan perhitungan baru melalui analisis data.

Mengapa perusahaan perlu menerapkan Digital Leadership?

Menurut hasil studi Oxford Economics dan SAP terhadap 4.000 eksekutif dan karyawan di 21 negara, seperti dilansir Dailysocial.id, organisasi yang mengadopsi kepemimpinan digital menunjukkan hasil bisnis yang lebih baik.

  • Kinerja finansial yang lebih kuat. Sekitar 76% dari eksekutif yang menjalankan kepemimpinan digital memiliki penerimaan dan pertumbuhan profit lebih besar.
  • Karyawan merasa puas dan terlibat. Lebih dari 87% karyawan di organisasi yang menerapkan kepemimpinan digital merasa lebih bahagia dengan pekerjaan mereka.
  • Loyalitas dan kepemimpinan yang kuatDigital leadershipmemiliki karyawan dengan kemungkinan untuk bertahan di pekerjaannya 21% lebih tinggi meskipun mereka memiliki kesempatan untuk berhenti.
  • Pengambilan keputusan lebih baik. Sekitar 80% pemimpin digital membuat keputusan berbasis data, dan dua-pertiga di antaranya membuat keputusan secara real-time. Mereka cenderung lebih transparan dan mendistribusikan proses pengambilan keputusan.

Kesimpulan yang bisa kita ambil adalah peran leader dalam suatu perusahaan menjadi peran yang sangat vital di mana pengambilan keputusan dan arah perkembangan perusahaan ditentukan oleh leader. Menjadi seorang leader pada masa sekarang dituntut untuk selalu melek teknologi agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman yang semakin cepat. Digital leadership dapat mendorong transformasi dalam perusahaan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk mencapai tujuan organisasi atau tujuan bisnis.

Sumber :

Definisi Digital Leadership – Resources (glints.id)

“Digital Leadership”, Tipe Pemimpin Era Disrupsi Digital Halaman 1 – Kompasiana.com

Bertahan Di Era Digital: Digital Leadership (inixindojogja.co.id)