Bagaimana Jika Pendidikan Indonesia menerapkan ISO 21001:2018?

Pendidikan merupakan aspek penting dalam kehidupan yang memegang peranan penting dalam perkembangan masyarakat. Hari demi hari kebutuhan dan harapan peserta didik berubah, dan sarana pendidikan juga berkembang mengikuti perubahan yang cepat. Dengan meningkatnya harapan peserta didik, organisasi pendidikan sekarang perlu beradaptasi dengan cara kerja yang baru dan berbeda namun tetap harus memberikan layanan Pendidikan yang berkualitas tinggi.

Kualitas Pendidikan di Indonesia tidak jauh berbeda dengan negara berkembang lainnya, walaupun masih ada poin yang tertinggal. Namun hal ini bukan berarti Pendidikan di Indonesia tidak baik. Maka perlu adanya upaya agar pendidikan di Indonesia berkembang, Seperti meningkatkan layanan pengajaran atau memenuhi persyaratan peserta didik, meningkatkan kepuasan peserta didik, meningkatkan pangsa pasar, atau menurunkan biaya. Selain itu, organisasi pendidikan juga perlu mengevaluasi sejauh mana mereka memenuhi kebutuhan peserta didik, serta pihak terkait lainnya yang berkepentingan dan meningkatkan kemampuan mereka untuk terus melakukannya. Maka dari itu untuk memenuhi kebutuhan organisasi Pendidikan dan harapan peserta didik, International Organization for Standardization (ISO) menerbitkan standar ISO 21001 pada 1 Mei 2018.

ISO 21001 merupakan suatu standar sistem manajemen yang berfokus pada interaksi di dalam organisasi pendidikan antara lembaga pendidikan, peserta didik, pelanggan dan pihak terkait lainnya. Standar ini memberikan panduan tentang bagaimana memberikan kualitas dalam lingkungan pendidikan yang terus berubah agar dapat membantu penyedia layanan pendidikan dalam memberikan layanan yang lebih baik. ISO 21001 ini biasa disebut dengan Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP).

Dalam Penerapannya terdapat 11 Prinsip dari ISO 21001:2018, yaitu :

  1. Fokus pada peserta didik dan penerima manfaat lainnya
    Fokus utama standar ini adalah untuk memenuhi persyaratan peserta didik dan penerima manfaat lainnya dan bertujuan untuk melampaui harapan mereka.
  2. Kepemimpinan visioner
    Kepemimpinan visioner memungkinkan semua peserta didik dan penerima manfaat lainnya untuk terlibat dalam menciptakan, menulis, dan mengimplementasikan misi, visi, dan tujuan organisasi.
  3. Keterlibatan orang
    Sangat penting bagi organisasi untuk mengasosiasikan individu yang kompeten, berdaya, dan terlibat dalam penyampaian nilai.
  4. Pendekatan proses
  5. Hasil yang konsisten dan dapat diprediksi dicapai lebih efektif dan efisien ketika kegiatan dipahami dan dikelola sebagai proses yang saling terkait yang berfungsi sebagai sistem yang koheren, termasuk input dan output.
  6. Peningkatan
    Organisasi yang sukses secara konsisten memiliki fokus berkelanjutan pada peningkatan
  7. Keputusan berdasarkan bukti
    Keputusan dan kurikulum berdasarkan analisis dan evaluasi data dan informasi lebih mungkin menghasilkan hasil yang diinginkan.
  8. Manajemen hubungan
    Demi kesuksesan suatu organisasi maka perlu adanya hubungan yang baik dengan pihak-pihak yang berkepentingan, seperti masyarakat, penyedia jasa, dll.
  9. Tanggung jawab sosial
    Organisasi perlu bertanggung jawab secara sosial dan memastikan kesuksesan jangka panjang.
  10. Perilaku etis dalam Pendidikan
    Perilaku etis berkaitan dengan kemampuan organisasi untuk menciptakan lingkungan profesional etis di mana semua pihak yang berkepentingan ditangani secara adil, konflik kepentingan dihindari, dan aktivitas dilakukan untuk kepentingan masyarakat.
  11. Keamanan dan perlindungan data
    Organisasi menciptakan lingkungan di mana semua pihak yang berkepentingan dapat berinteraksi dengan organisasi pendidikan dengan keyakinan penuh bahwa mereka mempertahankan kendali atas penggunaan data mereka, dan bahwa organisasi pendidikan akan memperlakukan data mereka dengan hati-hati dan kerahasiaan yang sesuai.
  12. Aksesibilitas dan pemerataan
    Organisasi yang sukses bersifat inklusif, fleksibel, transparan, dan bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan, minat, kemampuan, dan latar belakang individu dan khusus peserta didik.

Dengan penerapan Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan ini khususnya di Indonesia, maka akan banyak benefit yang didapatkan mulai dari meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia yang berstandar Internasional, kredibilitas organisasi Pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik dan dapat meningkatkan kompetensi dari sumber daya manusia yang dihasilkan yang nantinya akan sebagai penerus bangsa ini.

Nah itu merupakan garis besar dari Penerapan ISO 21001:2018. Untuk lebih jelasnya mengenai Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan, Anda dapat konsultasi dengan Bizplus.id sebagai jasa konsultasi ISO.

Penulis : RA