Penerapan ISO 9001:2015

Sistem Manajemen Mutu atau ISO 9001:2015 saat ini sudah tidak cukup asing untuk diterapkan. Fokus utama ISO 9001:2015 adalah kepuasan pelanggan, baik pelanggan eksternal dan pelanggan internal. Jika kita melakukan penerapan ISO 9001:2015, maka akan terdapat beberapa manfaat yang akan kita terima, antara lain:

  1. Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan
  2. Meningkatkan image serta daya saing
  3. Meningkatkan kesadaran secara internal tentang pentingnya mutu

Tahapan Penerapan ISO 9001:2015

Lalu, bagaimana jika ingin menerapkan ISO 9001:2015? Berikut beberapa tahapan yang harus Anda lakukan untuk menerapkan ISO 9001:2015, antara lain:

  1. Melakukan pelatihan pemahaman ISO 9001:2015. Tahap pertama yang harus Anda lakukan yaitu melakukan pelatihan ISO 9001:2015, di mana untuk pelatihan ini Anda akan memahami apa persyaratan yang perlu dilengkapi sesuai dengan perusahaan Anda.
  2. Melakukan gap analysis sesuai persyaratan ISO 9001:2015. Tahap kedua setelah melakukan pelatihan adalah melakukan gap analysis. Gap analysis dapat Anda gunakan sebagai dasar melakukan penyusunan dokumen.
  3. Melakukan penyusunan dokumen. Penyusunan dokumen ISO 9001:2015 dibuat berdasarkan proses, tindakan pencegahan, dan mandatory document ISO 9001:2015
  4. Melakukan implementasi sesuai dokumen yang dibuat
  5. Melakukan audit internal

Prinsip ISO 9001:2015

Setelah melakukan beberapa penerapan ISO 9001:2015, Anda juga harus mengetahui beberapa prinsip dari sistem manajemen mutu antara lain:

  1. Fokus pelanggan, yaitu fokus utama adalah memenuhi persyaratan pelanggan dan melebihi ekspektasi pelanggan
  2. Kepemimpinan, yaitu pemimpin di setiap tingkatan sepakat mempunyai tujuan dan arah yang sama untuk menciptakan kondisi semua orang berperan aktif dan ikut serta mencapai sasaran mutu.
  3. Keikutsertaan orang, yaitu setiap orang berkompetensi, bersemangat dan berperan serta aktif dalam memberikan nilai-nilai.
  4. Pendekatan proses, yaitu hasil konsisten dan terprediksi dicapai lebih efektif dan efisien apabila semua kegiatan dimengerti dan diatur sebagai proses yang saling terkait.
  5. Peningkatan, yaitu hasil konsisten dan terprediksi dicapai lebih efektif dan efisien apabila semua kegiatan dimengerti dan diatur sebagai proses yang saling terkait.
  6. Pengambilan keputusan berdasarkan bukti, yaitu Hasil konsisten dan terprediksi dicapai lebih efektif dan efisien apabila semua kegiatan dimengerti dan diatur sebagai proses yang saling terkait.
  7. Manajemen Relasi, untuk keberhasilan jangka panjang, organisasi membangun hubungan baik dengan pihak yang terkait, misalnya pemasok.

Nah, hal-hal di atas merupakan Penjelasan terkait cara penerapan dan prinsip ISO 9001:2015. Jika Anda ingin melakukan penerapan ISO 9001:2015, Anda dapat menghubungi bizplus.id sebagai jasa konsultasi dan training.

Penulis : RP