Cara Menyusun Key Performance Indicator (KPI) Karyawan

  • by
KPI

Key Performance Indicator (KPI) adalah langkah-langkah terukur yang umumnya dilakukan Perusahaan dalam mengukur kinerja personel ataupun Perusahaan secara utuh dari waktu ke waktu.

Manfaat Key Performance Indicator (KPI)

Tujuan utamanya agar dapat meningkatkan kinerja Perusahaan di level strategis maupun orperasional. Tidak hanya itu, KPI juga dapat digunakan untuk:

  • Membuat karyawan menjadi lebih paham ekpektasi manajemen atau perusahaan.
  • Karyawan bisa mengelola kinerja pribadi lebih baik dengan mengetahui KPI atau acuan yang diberikan.
  • Menjadi parameter berharga bagi perusahaan untuk membuat sistem reward (penghargaan) dan punishment (hukuman) yang lebih obyektif.
  • Subyektivitas atasan bisa dikurangi dan karyawan merasakan adanya atmosfir pertumbuhan yang memacu kinerja secara lebih alami.

Menyusun Key Performance Indicator (KPI) dengan SMART

Sebuah KPI (Key Performance Indicator) harus disusun menurut indicator kinerja yang spesifik, jelas, dan juga dapat diukur.

  1. Specific: penentuan KPI karyawan harus mendetil, spesifik, dan terfokus pada tujuan apa yang akan menjadi indicator dalam KPI.
  2. Measurable: indicator tersebut dapat diukur
  3. Achievable: target KPI karyawan yang ditentukan harus merupakan hal yang realistis atau mungkin untuk dicapai serta ada nilai atau hasil yang dapat dicapai dan diukur.
  4. Relevant: target dari KPI karyawan ini harus relevan atau sesuai dengan tujuan perusahaan secara umum.
  5. Time: ada batas waktu atau deadline yang telah ditentukan untuk mencapai target tersebut.

Dengan memperhatikan poin – poin SMART tersebut di atas, maka proses dalam menentukan KPI karyawan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan apa yang diperlukan oleh setiap individu dan juga oleh Perusahaan itu sendiri.