Tak Hanya Komunikasi, Pahami Juga Skill Negosiasi agar Kariermu Sukses

Sales Negosiasi

Ada banyak skill yang dituntut dari seorang karyawan. Salah satunya adalah skill negosiasi. Kemampuan ini tidak hanya harus dimiliki oleh karyawan yang bekerja di bidang marketing dan sales, lho.

Skill ini juga diperlukan untuk karyawan yang bekerja di berbagai bidang lainnya.

Nah, untuk memahami manfaat kemampuan tersebut, simak selengkapnya dalam artikel berikut.

Apa Itu Skill Negosiasi?

Skill negosiasi adalah kualitas yang memungkinkan terjadinya kompromi. Soft skill ini dibutuhkan tergantung pada situasi kerja yang kamu hadapi.

Dilansir dari Indeed, terdapat beberapa kemampuan kunci yang berhubungan dengan skill ini.

1. Skill komunikasi

Kemampuan komunikasi ini termasuk memahami komunikasi nonverbal dan mengekspresikan diri dengan cara yang menarik.

Skill ini penting untuk memahami percakapan dan feedback yang diberikan kepadamu.

Keterampilan mendengar aktif juga penting untuk memahami lawan bicara.

Keterampilan ini akan membantumu menghindari kesalahpahaman yang dapat menghalangimu untuk mencapai kompromi.

2. Kemampuan persuasi

Skill untuk memengaruhi orang lain merupakan keterampilan penting dalam negosiasi.

Ini dapat membantumu menjelaskan mengapa pendapatmu bermanfaat bagi semua pihak dan mendorong pihak lain untuk mendukungmu.

3. Kemampuan perencanaan

Untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan, kamu harus mempertimbangkan berbagai konsekuensi dan dampaknya dalam jangka panjang.

Keterampilan ini diperlukan tidak hanya untuk proses negosiasi, tetapi juga untuk memutuskan bagaimana persyaratan akan dilaksanakan.

4. Kemampuan menyusun strategi

Negosiator yang baik memulai diskusi dengan setidaknya satu rencana cadangan. Bahkan, sering kali ada berbagai rencana cadangan yang disiapkan.

Pertimbangkan semua kemungkinan hasil dan bersiaplah untuk setiap skenario.

Cara Mengembangkan Skill Negosiasi di Dunia Kerja

Menurut The Balance Careers, ada banyak pekerjaan yang menuntut kamu untuk memilki skill negosiasi.

Mulai dari sales, manajemen, marketing, hingga customer service memerlukan kemampuan ini.

Meskipun kamu tidak bekerja pada bidang tersebut, skill negosiasi tetap dibutuhkan. Berikut beberapa cara untuk meningkatkan skill tersebut.

1. Perjelas batasan

Jika kamu memahami apa yang penting bagimu dan apa yang tidak dapat dinegosiasikan, akan lebih mudah bagimu untuk mengomunikasikan apa yang akan kamu sampaikan dan apa yang kamu harapkan dari orang lain.

Menerapkan batasan yang bagus tidak berarti menutup lawan bicara dengan batasan imajiner, atau bersikap kasar dan kaku.

Ini artinya memberikan pedoman yang jelas, sehingga lawan bicaramu merasa aman dan terjamin.

Ini juga akan membantumu untuk benar-benar jelas tentang apa yang akan dan tidak akan kamu negosiasikan.

Hal ini akan mempertegas alur negosiasi agar tidak melenceng dari hal yang ingin dibicarakan.

2. Pertimbangkan penolakan

Dalam mengembangkan skill negosiasi, pertimbangkan kemungkinan penolakan terhadap negosiasimu.

Apakah menurutmu atasan akan keberatan dengan kenaikan gaji karena penjualan yang menurun?

Apakah permintaan gaji awal yang lebih tinggi akan ditolak karena tarif yang Anda minta di atas kisaran rata-rata?

Tulis semua kemungkinan dan kemudian kumpulkan informasi yang dapat digunakan untuk negosiasi.

3. Ketahui kapan harus menolak

Salah satu bagian tersulit dari negosiasi adalah mengetahui kapan harus meninggalkan kesepakatan.

Menyadari bahwa kamu mungkin tidak dapat mencapai kesepakatan adalah hal yang penting dalam negosiasi.

Misalnya, HRD mungkin tidak dapat menawarkan gaji yang cukup tinggi untukmu. Setelah kamu menyadari bahwa tidak ada kompromi lebih lanjut yang dapat dilakukan, mungkin itu saatnya menolak.

Tantangan untuk Bernegosiasi di Tempat Kerja

Tempat kerja dapat berubah, tetapi negosiasi tetap dibutuhkan. Selain mempelajari keterampilan bernegosiasi, pahamilah berbagai situasi yang kamu alami sesuai dengan perkembangan industi.

Skill negosiasi dapat membantumu mengembangkan karier, mendapatkan gaji yang lebih tinggi, dan memenuhi kebutuhan industri yang kritis.

Latihlah kemampuan-kemampuan di atas untuk meningkatkan kemampuan negosiasimu.