Banyak Managing Director beranggapan bahwa selama pabrik mereka masih menggunakan mesin manual atau sistem semi-otomatis, mereka aman dari ancaman siber. Ini adalah kekeliruan besar. ISO/IEC 27001 bukan hanya tentang membentengi server, tetapi tentang melindungi Informasi dalam segala bentuknya—baik itu data di Cloud, instruksi kerja di layar monitor, hingga tumpukan kertas resep produksi di meja supervisor.
Keamanan Informasi ISO/IEC 27001 Bukan Sekadar Digital, Tapi Juga Fisik
Di pabrik dengan tingkat manualisasi tinggi, aset informasi sering kali berbentuk hardcopy yang justru lebih rentan dicuri atau rusak. ISO 27001 mengatur aspek keamanan fisik melalui kebijakan seperti
- Clean Desk and Clear Screen Policy: Memastikan catatan resep produksi, desain teknis, atau daftar klien tidak tergeletak sembarangan di area produksi yang bisa difoto oleh pihak luar.
- Kontrol Akses Ruang Arsip: Mengamankan laci penyimpanan dokumen formulasi atau kontrak kerja dari personil yang tidak berwenang
- Keamanan Pembuangan Dokumen: Memastikan dokumen rahasia dihancurkan melalui shredder, bukan dibuang utuh ke tempat sampah yang bisa diambil oleh kompetitor.
Belajar dari Krisis: Kasus Nyata di Industri Manufaktur
Ancaman terhadap manufaktur adalah nyata dan telah memakan korban besar, baik global maupun lokal:
- Kasus Vendor Otomatisasi (Global): Serangan terhadap Kojima Industries (pemasok Toyota) membuktikan bahwa satu celah di vendor kecil bisa melumpuhkan raksasa otomotif. Toyota kehilangan potensi produksi 13.000 kendaraan dalam satu hari akibat serangan ini.
Sumber: Reuters – Toyota to resume domestic production after cyberattack
Teori Dasar: Mengapa Manufaktur Harus Peduli ISO/IEC 27001?
Dalam keamanan informasi, kita mengenal Triad CIA yang menjadi fondasi ISO/IEC 27001:2022, yaitu:
- Confidentiality (Kerahasiaan): Menjamin hanya orang yang berhak yang bisa melihat desain CAD atau daftar harga supplier
- Integrity (Integritas): Menjamin data tidak diubah secara ilegal. Bayangkan jika seseorang meretas sistem dan mengubah takaran bahan kimia dalam resep obat atau makanan; hasilnya bisa berupa produk beracun.
- Availability (Ketersediaan): Menjamin data dan sistem dapat diakses saat dibutuhkan. Jika sistem logistik mati, truk tidak bisa jalan, dan supply chain terhenti.
Melindungi Aset Lebih dari Sekadar Data
Aset manufaktur yang dilindungi oleh ISO/IEC 27001 meliputi:
- Technical Drawings (Blueprints): Baik file digital maupun cetakan kertas di meja engineering.
- Production Recipes/Formulas: Rahasia dagang yang menjadi nilai jual utama perusahaan.
- Sistem SCADA & PLC: Jalur komunikasi yang menggerakkan lengan robot atau mesin CNC.
- Customer & Employee Privacy: Mengikuti mandat UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) di Indonesia.
Business Case: ROI dari Implementasi ISO/IEC 27001:2022
Investasi pada sertifikasi ini bukan sekadar biaya, melainkan:
- Tiket Masuk Global: Menjadi syarat mutlak untuk bermitra dengan perusahaan di Eropa, AS, dan Jepang.
- Efisiensi Asuransi: Perusahaan dengan ISO/IEC 27001:2022 sering kali mendapatkan premi asuransi siber (cyber insurance) yang lebih rendah.
- Keberlanjutan Bisnis: Mengurangi risiko kerugian miliaran rupiah akibat downtime produksi.
Membangun Ketahanan Tanpa Menghambat Produktivitas
Banyak Plant Manager khawatir ISO 27001 akan menambah beban kerja administratif. Di sinilah Bizplus.id berperan. Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi membantu Anda membangun sistem yang applicable.
Kami akan menyederhanakan prosedur agar tetap aman namun tidak birokratis. Baik pabrik Anda sudah full-digital maupun masih banyak menggunakan proses manual (hardcopy), Bizplus.id memastikan setiap informasi berharga Anda tetap dalam kendali Anda.
Jangan biarkan “resep rahasia” dan operasional pabrik Anda berada dalam risiko. Mulailah langkah pengamanan bersama Bizplus.id.
Penulis: AM
Baca Juga



