AMDK Akan Wajib SNI, Ini yang Wajib Disiapkan Perusahaan

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa seluruh produk AMDK wajib SNI secara mutlak mulai Oktober 2026. Berdasarkan Permenperin Nomor 62 Tahun 2024. Kebijakan ini mencakup lima kategori: Air Mineral, Air Demineral, Air Mineral Alami, Air Minum Embun, dan Air Minum pH Tinggi.

Aturan ini mengacu pada skema SPPT SNI Tipe 5. Dimana mensyaratkan AMDK Wajib SNI dengan pengujian sampel laboratorium dan audit sistem manajemen mutu di pabrik.

Di sinilah penerapan ISO 9001 berperan krusial. Meskipun ISO 9001 bukan satu-satunya opsi standar manajemen. Ketersediaan pedoman mutu ISO 9001 membuat verifikasi fasilitas oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) berjalan jauh lebih cepat.

Berikut empat pilar persiapan utama bagi pelaku Industri AMDK:

  • Evaluasi Fasilitas Produksi: Memastikan sanitasi area pengisian (filling), pemeliharaan mesin, serta penerapan kelayakan teknis higiene industri.
  • Pengendalian Mutu & Uji Lab: Melakukan pengujian berkala sampel air pada laboratorium terakreditasi untuk memastikan kesesuaian parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi.
  • Digitalisasi Integrasi SIINas: Mengunggah keabsahan legalitas usaha dan pelaporan data industri melalui portal Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).

Peran Sertifikasi ISO 9001 dan SNI AMDK dalam kemajuan industri

Di tengah ketatnya persaingan industri air minum, kepemilikan sertifikasi ISO 9001:2015 yang diintegrasikan dengan SNI AMDK. Kombinasi kedua standar ini tidak hanya menjadi bukti kepatuhan regulasi, tetapi juga instrumen strategis guna menjamin konsistensi kualitas air di seluruh lini distribusi nasional, sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Bayangkan SNI sebagai kelayakan teknis kendaraan yang diuji berkala, sedangkan ISO 9001 adalah sistem kemudi dan kompetensi pengemudinya. Mengintegrasikan keduanya memastikan operasional pabrik berjalan konsisten tanpa risiko penghentian izin.

Proses Sertifikasi SNI bukanlah sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan membutuhkan pemahaman teknis yang presisi terkait standar mutu dan regulasi. Di sinilah peran Konsultan SNI profesional sangat krusial. Kehadiran konsultan ahli akan membantu perusahaan memetakan kebutuhan, menyusun dokumen dengan tepat, serta mendampingi jalannya audit agar proses sertifikasi berjalan efisien dan menghemat waktu Anda.

Bizplus.id siap mendampingi perusahaan Anda mulai dari analisis celah (gap analysis), integrasi tata cara pelaporan SIINas, hingga perolehan Sertifikasi SNI AMDK selesai secara efektif dan patuh regulasi.

Penulis: AM

Kenapa Perusahaan Harus Menerapkan ISO 45001?

5 Kesalahan yang Kerap Terjadi dalam Penerapan ISO IEC 27001

Resmi Terbit ISO 14001:2026, Perusahaan Wajib Tahu Ini!